16 Tanggapan untuk "Membuat Link Berkdedip Warna-Warni di Blog"

  1. Balasan
    1. selamat ya, akhir-akhir ini saya akan lebih rajin update gan, sebelum pemantapan di sekolah buat persiapan UN

      Hapus
    2. semangat mas UN nya semoga dapat nilai yang bagus dan jangan lupa doa dan belajar ya ..

      Hapus
  2. ijin bukmak dulu kang ":) lago males edit html :D

    BalasHapus
  3. Keren infonya, sangat menarik dan bermanfaat ^_^

    BalasHapus
  4. Wihh mantab kang , saya mau tanya dong cara membuat kode di blockquote itu berwarna gimana yah ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu bukan kode blockquote sob, tapi itu kode pre, artikel terkait:
      http://yoga-tc.blogspot.com/2013/12/cara-memasang-prism-syntaxhighlighter-di-blog.html

      Hapus
  5. http://i.imgur.com/oVLmhK5.png

    BalasHapus
  6. http://i.imgur.com/oVLmhK5.png

    BalasHapus
    Balasan
    1. dari dulu juga kode info postingan yang di incer paca blogger, hehe, bukannya saya tidak mau berbagi sob, dulu juga gagal diterapkan di template lain, tapi kalau berbeda kode read more kodenya tidak berfungsi sob, mending download aja template http://yoga-tc.blogspot.com/2013/10/free-premium-light-blue-responsive.html lalu cari kode CSSnya:
      .infox {
      .....
      }

      lalu cari kode HTMLnya juga dengan kata kunci "infox" (didalam halaman editor template)

      Hapus
  7. Untuk membuat link berkedip warna-warni selain menggunakan javascript juga bisa menggunakan CSS3 Keyframes. :)


    <style>
    a:hover {
    -webkit-animation:rainbow 3s ease-in-out infinite;
    -moz-animation:rainbow 3s ease-in-out infinite;
    animation:rainbow 3s ease-in-out infinite;
    }
    @-webkit-keyframes rainbow {
    0% { color:#DEDEDE;}
    5% { color:#109F9D;}
    10% { color:#B19FD9;}
    15% { color:#D600AF;}
    20% { color:#E9E32E;}
    40% { color:#38374A; }
    45% { color:#711943; }
    50% { color:#3FFFF5; }
    55% { color:#1F67C5; }
    60% { color:#6541B3; }
    80% { color:#45002D; }
    90% { color:#109F9D; }
    100% { color:#DEDEDE; }
    }
    @-moz-keyframes rainbow {
    0% { color:#DEDEDE;}
    5% { color:#109F9D;}
    10% { color:#B19FD9;}
    15% { color:#D600AF;}
    20% { color:#E9E32E;}
    40% { color:#38374A; }
    45% { color:#711943; }
    50% { color:#3FFFF5; }
    55% { color:#1F67C5; }
    60% { color:#6541B3; }
    80% { color:#45002D; }
    90% { color:#109F9D; }
    100% { color:#DEDEDE; }
    }
    @-keyframes rainbow {
    0% { color:#DEDEDE;}
    5% { color:#109F9D;}
    10% { color:#B19FD9;}
    15% { color:#D600AF;}
    20% { color:#E9E32E;}
    40% { color:#38374A; }
    45% { color:#711943; }
    50% { color:#3FFFF5; }
    55% { color:#1F67C5; }
    60% { color:#6541B3; }
    80% { color:#45002D; }
    90% { color:#109F9D; }
    100% { color:#DEDEDE; }
    }
    </style>



    Mungkin akan lebih ringan jika menggunakan CSS3 Keyframes.

    BalasHapus

Berkomentarlah yang sopan, sesuai dengan topik yang dibahas!